Contoh Surat Cuti Sakit Kerja

Contoh Surat Cuti Sakit Kerja

Contoh Surat Cuti Sakit Kerja yang Benar dan Sesuai Aturan Perusahaan

Saat sakit, Anda mungkin perlu mengambil cuti kerja untuk memulihkan diri. Namun, Anda perlu mengajukan surat cuti sakit kerja kepada atasan Anda agar cuti Anda disetujui. Bagaimana contoh surat cuti sakit kerja yang benar dan sesuai aturan perusahaan?

Susahnya Cari Contoh Surat Cuti Sakit Kerja yang Benar?

Mencari contoh surat cuti sakit kerja yang benar dan sesuai aturan perusahaan bisa jadi membingungkan. Ada banyak format dan contoh surat cuti sakit kerja yang beredar di internet, tetapi tidak semuanya benar dan sesuai aturan perusahaan. Jika Anda mengajukan surat cuti sakit kerja yang tidak benar, maka cuti Anda mungkin tidak akan disetujui oleh atasan Anda.

Tujuan Surat Cuti Sakit Kerja

Tujuan surat cuti sakit kerja adalah untuk menginformasikan kepada atasan Anda bahwa Anda sakit dan tidak dapat masuk kerja. Surat cuti sakit kerja juga berfungsi sebagai bukti bahwa Anda sakit sehingga Anda berhak mendapatkan gaji selama cuti sakit.

Contoh Surat Cuti Sakit Kerja yang Benar

Berikut ini adalah contoh surat cuti sakit kerja yang benar dan sesuai aturan perusahaan:

[Your Name] [Your Address] [Your Phone Number] [Your Email Address]

[Date]

[Nama Atasan] [Jabatan Atasan] [Perusahaan] [Alamat Perusahaan]

Perihal: Permohonan Cuti Sakit

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: [Your Name] NIK: [Your NIK] Jabatan: [Your Position]

Mengajukan permohonan cuti sakit kepada Bapak/Ibu [Nama Atasan] selama [jumlah hari cuti] hari, terhitung mulai tanggal [tanggal mulai cuti] sampai dengan tanggal [tanggal selesai cuti].

Saya mengalami sakit [nama penyakit] yang mengharuskan saya untuk beristirahat di rumah. Surat keterangan dokter terlampir.

Selama cuti sakit, saya dapat dihubungi melalui telepon atau email. Saya akan selalu siap siaga jika perusahaan membutuhkan saya.

Demikian permohonan cuti sakit ini saya sampaikan. Atas perhatian dan pengertian Bapak/Ibu [Nama Atasan], saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

[Your Name]

Contoh Surat Cuti Sakit Kerja

Pendahuluan

Dalam kehidupan kerja, terkadang kita mengalami sakit yang mengharuskan kita untuk mengambil cuti sakit. Dalam kondisi seperti ini, kita perlu membuat surat cuti sakit kerja sebagai bukti ketidakhadiran kita di tempat kerja. Surat cuti sakit kerja harus dibuat dengan benar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Isi Surat Cuti Sakit Kerja

Surat cuti sakit kerja pada umumnya berisi informasi berikut:

  • Nama lengkap karyawan
  • Jabatan karyawan
  • Nomor induk karyawan
  • Tanggal dan waktu mengajukan surat cuti sakit
  • Lama cuti sakit yang diminta
  • Alamat lengkap tempat tinggal selama cuti sakit
  • Nomor telepon yang dapat dihubungi selama cuti sakit
  • Surat keterangan dokter yang menyatakan bahwa karyawan tersebut sakit dan tidak dapat bekerja

Tata Cara Membuat Surat Cuti Sakit Kerja

Untuk membuat surat cuti sakit kerja, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Gunakan kop surat perusahaan atau instansi tempat Anda bekerja.
  2. Tuliskan tanggal dan nomor surat.
  3. Tuliskan nama dan jabatan pimpinan perusahaan atau instansi tempat Anda bekerja.
  4. Tuliskan perihal surat, yaitu "Permohonan Cuti Sakit".
  5. Tuliskan kalimat pembuka, misalnya "Dengan hormat, saya mengajukan permohonan cuti sakit karena sakit yang saya derita saat ini".
  6. Sebutkan nama penyakit atau kondisi medis yang Anda derita.
  7. Lampirkan surat keterangan dokter yang menyatakan bahwa Anda sakit dan tidak dapat bekerja.
  8. Sebutkan tanggal dan waktu mulai dan berakhirnya cuti sakit yang Anda minta.
  9. Sebutkan alamat lengkap tempat tinggal Anda selama cuti sakit.
  10. Sebutkan nomor telepon yang dapat dihubungi selama cuti sakit.
  11. Tuliskan kalimat penutup, misalnya "Demikian permohonan cuti sakit ini saya buat. Atas perhatian dan pengertian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih".
  12. Tuliskan nama lengkap dan tanda tangan Anda.

Format Surat Cuti Sakit Kerja

Format surat cuti sakit kerja pada umumnya adalah sebagai berikut:

[Kop Surat Perusahaan]

[Tanggal]

Nomor : [Nomor Surat]

Perihal : Permohonan Cuti Sakit

Kepada Yth.
[Jabatan Pimpinan Perusahaan/Instansi]
[Nama Perusahaan/Instansi]
[Alamat Perusahaan/Instansi]

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : [Nama Lengkap Karyawan]
Jabatan : [Jabatan Karyawan]
Nomor Induk Karyawan : [Nomor Induk Karyawan]

Mengajukan permohonan cuti sakit karena sakit yang saya derita saat ini, yaitu [Nama Penyakit/Kondisi Medis]. Surat keterangan dokter terlampir.

Adapun lama cuti sakit yang saya minta adalah [Jumlah Hari Cuti Sakit] hari, mulai dari tanggal [Tanggal Mulai Cuti Sakit] sampai dengan tanggal [Tanggal Berakhir Cuti Sakit].

Selama cuti sakit, saya akan berada di alamat berikut:

[Alamat Tempat Tinggal Selama Cuti Sakit]

Nomor telepon yang dapat dihubungi selama cuti sakit:

[Nomor Telepon yang Dapat Dihubungi]

Demikian permohonan cuti sakit ini saya buat. Atas perhatian dan pengertian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

[Nama Lengkap Karyawan]
[Tanda Tangan Karyawan]

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Membuat Surat Cuti Sakit Kerja

Dalam membuat surat cuti sakit kerja, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:

  • Pastikan surat cuti sakit kerja dibuat dengan benar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  • Lampirkan surat keterangan dokter yang menyatakan bahwa Anda sakit dan tidak dapat bekerja.
  • Ajukan surat cuti sakit kerja sesegera mungkin setelah Anda sakit.
  • Jika Anda sakit lebih lama dari yang diperkirakan, segera ajukan perpanjangan cuti sakit.
  • Selama cuti sakit, pastikan Anda beristirahat dengan cukup dan mengikuti pengobatan dokter.

Penutup

Surat cuti sakit kerja merupakan dokumen penting yang harus dibuat oleh karyawan yang sakit dan tidak dapat bekerja. Surat cuti sakit kerja harus dibuat dengan benar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan membuat surat cuti sakit kerja, karyawan dapat memperoleh hak-haknya selama sakit, seperti gaji dan tunjangan kesehatan.

[ 5 FAQ - Contoh Surat Cuti Sakit Kerja ]

  1. Apakah saya harus melampirkan surat keterangan dokter saat mengajukan cuti sakit?

Ya, Anda harus melampirkan surat keterangan dokter yang menyatakan bahwa Anda sakit dan tidak dapat bekerja. Surat keterangan dokter ini harus dikeluarkan oleh dokter yang memeriksa Anda.

  1. Bagaimana jika saya sakit lebih lama dari yang diperkirakan?

Jika Anda sakit lebih lama dari yang diperkirakan, segera ajukan perpanjangan cuti sakit. Perpanjangan cuti sakit harus diajukan sebelum cuti sakit Anda berakhir.

  1. Apa yang terjadi jika saya tidak mengajukan surat cuti sakit?

Jika Anda tidak mengajukan surat cuti sakit, Anda tidak akan memperoleh hak-hak Anda selama sakit, seperti gaji dan tunjangan kesehatan. Selain itu, Anda juga dapat dikenakan sanksi oleh perusahaan atau instansi tempat Anda bekerja.

  1. Di mana saya dapat mengajukan surat cuti sakit?

Surat cuti sakit dapat diajukan ke bagian personalia atau bagian sumber daya manusia (SDM) perusahaan atau instansi tempat Anda bekerja.

  1. Apakah ada format khusus untuk membuat surat cuti sakit?

Tidak ada format khusus untuk membuat surat cuti sakit. Namun, surat cuti sakit pada umumnya berisi informasi seperti nama lengkap karyawan, jabatan karyawan, nomor induk karyawan, tanggal dan waktu mengajukan surat cuti sakit, lama cuti sakit yang diminta, alamat lengkap tempat tinggal selama cuti sakit, nomor telepon yang dapat dihubungi selama cuti sakit, dan surat keterangan dokter yang menyatakan bahwa karyawan tersebut sakit dan tidak dapat bekerja.

Related : Contoh Surat Cuti Sakit Kerja.